Sebagai mentari apabila senja
Engkau tidak diam terkurung dalam banyangan
Oleh nostalgia yang membebaskan diri dari penderitaan cinta
Lalu apakah cinta terbunuh oleh api yang membakar dirimu?
Tak ada jarak yang menghentikan engkau
Seperti tangan yang bersilangan
Menemukan cahaya dari sumber cahaya
Yang sepanjang masa membiaskan kerinduan
Karena air mata hanyalah lonceng
Perjuangan
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar