Senin, 23 Mei 2011

ENGKAU YANG MENANTI. 1




setelah tikam. batu-batu hitam. kelam
engkau diam menyimpan takdirmu dalam senyap dalam harap
dalam sangsi dalam mimpi. menanti.

”sampai bila kan menunggu,” kutabur kata ke ubun-ubunmu

begitu sepi. begitu sunyi. anganmu berlari. menanti. menanti
walau hati nyeri

sastra mandiri, tbh: 16-7-2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar